Kenali Kesalahan Umum Saat Cuci Tangan Untuk Hindari Corona

Jika satu jeriken berisi forty liter air, 1 liter air dijual seharga Rp a hundred twenty five. Sementara tarif layanan air bersih dari perusahaan air minum untuk rumah sederhana hanya Rp 1.050 per 0-10 meter kubik atau sekitar Rp 1 per liter. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menyarankan agar tangan harus dicuci sebelum seseorang menyentuh dan membuat makanan, dan sarung tangan harus digunakan saat menyiapkan makanan. FDA juga menyarankan agar tangan dicuci setelah makan, minum, menyiapkan produk daging mentah, membereskan peralatan kotor, dan lain-lain. Cuci tangan merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan, karena dapat membantu mencegah penyakit.

Penting nya mencuci tangan

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Kirana Pritasari mengatakan bahwa cuci tangan pakai sabun merupakan pilar kedua dari sanitasi complete berbasis masyarakat yang terus dikampanyekan oleh pemerintah. Mencuci tangan memang penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, namun bukan berarti anak diajarkan untuk setiap waktu untuk mencuci tangan. Hal ini karena tangan sering menjadi media perantara penyebaran kuman penyakit. Tangan yang sudah dicuci dan terlihat bersih bisa saja masih mengandung banyak kuman bila tidak dicuci dengan benar.

Padahal, tangan merupakan inang yang sempurna bagi bakteri dan virus untuk menyebabkan penyakit menular. Si Kecil bisa saja memegang banyak benda yang kotor setiap harinya. Karena adanya rasa ingin tahu yang besar, akan membuatnya menyentuh apapun termasuk kuman yang dapat menimbulkan penyakit. Jika mencuci tangan dengan benar, 20 detik memberikan cukup waktu untuk melakukannya secara teliti dan molekul sabun melakukan tugasnya di seluruh tangan. Tutup keran menggunakan tisu, agar kuman dan bakteri yang menempel di keran tidak menempel lagi di tangan Anda.

Mencuci tangan tidak cukup hanya menggunakan air saja tapi harus dengan menggunakan sabun. Jika hanya menggunakan air saja ada kemungkinan masih ada kuman/virus/bakteri yang tertinggal di tangan. “Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu dari tiga perilaku yang Slot Online Terbaik menjadi cara yang sangat efektif dalam pencegahan COVID-19 selain memakai masker dan menjaga jarak,” kata Kirana. “Dengan mencuci tangan kita menghilangkan kuman atau virus yang menempel di tangan sebelum kita menyentuh hidung dan mulut kita.” tambah dr. Irma.

Pastikan untuk selalu memisahkan makanan mentah dari makanan siap saji seperti sayur-sayuran untuk salad, roti dan buah-buahan. Ini karena makanan tersebut tidak dimasak saat Anda akan memakannya, dan ini membuat kemungkinan bakteri untuk masuk dan menginfeksi tubuh Anda menjadi lebih besar. Bagi keluarga dengan anggota keluarga yang beragam, mulai dari balita, anak-anak, orang dewasa hingga lansia, tentunya jenis sabun yang digunakan berbeda-beda. Guna menyiasatinya, tak ada salahnya menggunakan sabun yang bisa digunakan oleh seluruh anggota keluarga. Mungkin hal yang satu ini terdengar sepele, namun mengeringkan tangan setelah mencucinya dapat mencegah perkembangbiakan bakteri di area telapak tangan yang lembap. Opsi terbaik untuk mengeringkan tangan adalah dengan menggunakan kertas tisu atau alat pengering udara, pastikan seluruh space tangan dikeringkan dengan baik.

Ia menambahkan, usai bermain atau melakukan aktivitas apapun, ingatkan anggota keluarga terutama anak-anak untuk mencuci tangan. Perlu ada perubahan perilaku mendasar untuk menjaga keselamatan dan kesehatan. Respons sistem imun dalam melawan serangan bakteri, virus, dan kuman lainnya bisa membuat Anda sakit. Maka, satu-satunya cara efektif untuk tetap sehat yaitu dengan mencuci tangan secara baik dan benar.

Tema Hari Cuci Tangan Sedunia 2020 adalah “Kebersihan Tangan untuk Semua”. Tema tahun ini mengikuti inisiatif international baru-baru ini yang mengajak semua masyarakat untuk meningkatkan kebersihan tangan, terutama melalui cuci tangan dengan sabun. Oleh karena itu, untuk mencegah penularan virus Covid 19 kita harus semakin disiplin dalam mencuci tangan setelah melakukan aktifitas atau menyentuh sesuatu.