Oase Kk Dan Pkk Sulsel Sosialisasi Pentingnya Cuci Tangan Bagi Anak Usia Diniketua Tim Penggerak Pkk Sulsel, Lies F Nurdin  Mendampingi Organisasi Aksi Solidaritas Period Kabinet Kerja

Kemudian mencuci tangan di Indonesia sendiri juga belum menjadi suatu kebiasaan. Ini merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab mengapa orang-orang jarang bahkan tidak pernah mencuci tangan karena mereka tidak terbiasa menjaga kebersihan dan kesehatan dengan mencuci tangan. Padahal mencuci tangan adalah kegiatan sehari-hari yang mudah dilakukan dan penting demi menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Mencuci tangan dengan air dan sabun akan banyak mengurangi jumlah mikroorganisma dari kulit dan tangan. Jika ya, mulai sekarang biasakanlah untuk cuci tangan terlebih dulu sebelum mulai menyentuh menu makan siang Anda.

Anda dapat meminimalkan risiko gangguan sistem pernapasan dengan cara mencuci tangan. Bakteri patogen yang memicu penyakit pernapasan sering menempel pada tangan kotor. Jadi, cucilah tangan Anda dengan benar setiap kali selesai beraktivitas. Manfaat cuci tangan akan membuat KONG4D sistem pernapasan Anda selalu sehat. Anda tak akan mengalami gangguan pernapasan ringan atau berat seperti batuk, dahak berlebihan, tenggorokan gatal, atau sesak napas. Selain ketiga penyakit di atas, sering mencuci tangan juga dapat mengurangi risiko penularan COVID-19.

Mencuci tangan dengan sabun menurut WHO adalah cara yang tepat sesuai standar kesehatan, hal ini karena sabun dapat membunuh kuman atau virus yang menempel di tangan. Maka usaha yang paling sederhana untuk menegakkan pilar hidup sehat adalah dengan gemar mencuci tangan, dikarenakan cuci tangan merupakan salah satu protokol kesehatan dalam mencegah COVID-19. Padahal angka tersebut tentu dapat berkurang jika setiap individu meningkatkan kesadarannya untuk cuci tangan pakai sabun . Menurut Eni, cuci tangan pakai air hanya dapat membunuh kuman sebanyak 10 persen saja. Selain itu, menurut Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, SpA, dari RSAB Harapan Kita, mencuci tangan dengan sabun efektif membersihkan tangan dari kuman dan bakteri.

Lewat tema ini, WHO mengajak seluruh warga dunia untuk mendukung komunitas yang paling rentan mendapatkan fasilitas mencuci tangan dengan sabun yang layak. Pakar kesehatan spesialis anak dr Kanya Fidzuno mengatakan, penyakit yang sering diderita oleh anak usia sekolah, yaitu batuk, pilek, diare, dan mata merah. Di mana kuman tersebut datang dari aktivitas anak seperti memegang benda atau bermain pasir.

Hampers dengan kemasan spesial dari Jovee berisi vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh. Ketika anak-anak bersentuhan dengan kuman, mereka dapat terinfeksi hanya dengan menyentuh mata, hidung atau mulut. Tuangkan sabun dan gosok seluruh permukaan tangan dengan baik minimal selama 20 detik atau dapat dilakukan lebih lama untuk memastikan seluruh bagian tangan sudah tergosok. Kandungan benzalkonium chloride 0,05 persen, surfactant 10 persen, dan lactic acid 0,24 persen dapat membunuh virus dan bakteri lebih cepat.

Untuk menjaga kesehatan anak, diperlukan dukungan lingkungan yang sehat, mulai dari rumah, sekolah, hingga lingkungan masyarakat yang lebih luas. Sekolah merupakan salah satu lingkungan di mana anak-anak banyak menghabiskan waktunya untuk belajar dan berinteraksi. Tangan memang punya banyak permukaan dan bagian yang harus dibersihkan satu per satu.

Mencuci tangan biasa dilakukan setelah aktivitas tertentu, seperti sebelum-setelah menyiapkan makanan, setelah dari toilet, setelah batuk/bersin, setelah mengganti popok bayi, atau setelah membuang sampah. Pada masa pandemi COVID-19, mencuci tangan harus dilakukan sesering mungkin terutama setelah beraktivitas di ruang publik dan menyentuh fasilitas umum, seperti tombol lift, gagang pintu, ATM, atau handle grip KRL. Jika kita sedang berada di luar dan tidak bisa menggunakan air dan sabun, hand sanitizer dapat digunakan untuk membersihkan tangan dari virus dan bakteri. Merdeka.com – Di tengah pandemi virus corona (Covid-19) masyarakat setidaknya sudah paham akan pentingnya perilaku 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Dengan disiplin menerapkan perilaku 3M tersebut, setidaknya kita sudah berusaha membantu menghentikan laju penyebaran virus yang ada. Jadi, ingat mencuci tangan merupakan sebuah kebiasaan sehat yang tak hanya harus dilakukan untuk diri sendiri, tapi juga harus ditanamkan pada seluruh anggota keluarga.

Sumber penularan penyakit tersebut tidak diketahui pasti, tetapi kasus pertama kali tersebut dikaitkan dengan salah satu pasar tradisional di Wuhan. COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh extreme acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). COVID-19 dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, mulai dari gejala yang ringan seperti flu, hingga infeksi paru-paru, seperti pneumonia. Dengan peningkatan kasus yang sangat cepat dan luas ke berbagai negara, World Health Organization menetapkan COVID-19 sebagai pandemi international pada bulan Maret 2020.

Penting nya mencuci tangan

Oleh karena itu vaksinasi massal yang digelar TNI – Polri diharapkan bisa menambah imunitas tubuh masyarakat. Selama dua hari mendatang, vaksinasi akan menyasar masyarakat umum, lansia, serta pelayanan publik. Pengumpulan warga yang akan divaksin dikolektif oleh bhabinkamtibmas dan babinsa di Bandung Raya. “TNI-Polri telah melakukan langkah-langkah dalam mengendalikan laju Covid-19 melalui pandampingan dan penguatan personel dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan,” tambahnya. Oleh karena itu vaksinasi massal yang digelar TNI – Polri diharapkan bisa menambah imunitas tubuh masyarakat. Air minum dalam kemasan dipilih masyarakat karena sudah tersedia di sejumlah daerah, bahkan hingga pelosok wilayah.